Mengenal Lebih Dekat Sosok Joko Widodo

Menjelang pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 nanti, nama Jokowi sering masuk dalam daftar trending topic di Indonesia. Banyak pendukung yang mengelukkan sang petahana kembali mengisi jabatan presiden periode 2019 hingga 2024 mendatang. Sebenarnya siapa sosok Joko Widodo yang begitu fenomenal dikalangan masyarakat Indonesia? Yuk, simak ulasan mengenai profil sang presiden Indonesia ke7 berikut!

Latar belakang kehidupan Jokowi

Jokowi lahir di Surakarta pada tanggal 21 Juni 1961 dari pasangan Widjiatno Notomihardjo dan Sujiatmi Notomihardjo. Lahir dari kalangan biasa tentu membuat Joko Widodo hidup dalam balutan kesederhanaan. Sebagai anak sulung laki-laki, Joko Widodo sudah merasakan pahit getir kehidupan.

Ia sudah terbiasa bekerja keras sejak masih kecil mulai menjadi kuli panggul, ojek payung dan berdagang demi mencukupi kebutuhan harian. Sang presiden juga terbiasa jalan kaki saat menempuh perjalanan ke sekolah.

Joko Widodo menempuh pendidikan di SD Negeri III Tirtoyoso dan melanjutkan ke jenjang SMP Negeri 1 Surakarta. Sempat menjadi polemik beberapa waktu terakhir mengenai ijazah SMA sang petahana. Ya, Jokowi lulus SMPP atau Sekolah Menengan Pembangunan Persiapan pada tahun 1980. SMPP akhirnya berubah menjadi SMA Negeri 6 Surakarta sejak tahun 1985 hingga saat ini. Ia mencoba masuk jurusan kehutanan di Universitas Gajah Mada.

Di bangku kuliah, Jokowi aktif mempelajari teknik pengolahan kayu hingga ia lulus kuliah pada tahun 1985. Ilmu yang didapat berhasil diimplementasikan seorang insinyur Joko Widodo hingga ia dikenal sebagai juragan mebel. Sebelumnya Joko Widodo sempat bekerja di PT Kraft Aceh sebagai salah satu BUMN Indonesia. Ia menikahi Iriana pada tanggal 24 Desember 1986 hingga memiliki tiga putra yaitu Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.

Tak ada segala sesuatu yang bisa digapai secara mudah termasuk perjuangan Jokowi hingga berhasil menjadi juragan mebel. Usaha kayu yang digelutinya pernah mengalami pasang surut. CV Rakabu yang didirikan pada tahun 1988 pernah hampir mengalami kebangkrutan hingga poker88 mendapatkan suntikan dana dari sang ibu. Seperti yang diketahui bahwa orangtua Joko Widodo merupakan pengusaha kayu.

Usaha kayu tersebut berhasil diekspor ke luar negeri sampai Mikl Rokmanan yang memberikan nama panggilan Jokowi. Berkat pria berkebangsaan Jerman itu pula yang membuat usaha mebel milik sang presiden mengibarkan bendera kesuksesan di luar negeri. Kejujuran dan kegigihan seorang Joko Widodo dalam membangun sebuah usaha memang patut diacungi jempol.

Jokowi terjun ke politik hingga sukses menjadi presiden Indonesia

Sang ayah merupakan seorang aktivis partai PDIP di era reformasi sebelum meninggal dunia pada tahun 2000. Jejak tersebut merupakan sebuah inspirasi yang membuat Joko Widodo tertarik terjun di bidang yang sama. Ia sukses menjadi walikota Solo pada tahun 2005 dan berhasil mengubah kota tersebut menjadi lebih baik. Tak heran kalau Joko Widodo didapuk menjadi walikota Solo periode selanjutnya.

Nama Jokowi juga populer setelah ia berhasil memenangkan pilkada Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada tahun 2012 lalu. Sang gubernur dikenal dengan ciri khas kegiatan blusukan itu pun mendapatkan mandate dari ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden 2014 dengan sosok cawapres Jusuf Kalla.

Nama Jokowi langsung melejit begitu ia terpilih sebagai presiden Republik Indonesia ketujuh. Ia menjabat sejak 20 Oktober 2014 bersama dengan Jusuf Kalla untuk memimpin dan membangun Indonesia. Program Nawacita pun diumumkan sebagai salah satu bagian penting yang tengah direalisasikan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Gaya kepemimpinan Jokowi yang pragmatis dan membumi membuat banyak orang jatuh cinta. Ia juga dikenal sebagai sosok presiden gaul dan pecinta musik heavy metal sejati.

Tak hanya rakyat Indonesia semata, nama Jokowi juga dikenal mancanegara sebagai sosok presiden yang sederhana. Ia sendiri pernah memenangkan penghargaan sebagai walikota terbaik ke-3 di dunia. Nama Joko Widodo semakin terkenal sebagai pemimpin bersih dan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat Indonesia. Tak hanya penduduk di Pulau Jawa saja, sang presiden gencar membangun seluruh infrastruktur dari Sabang hingga Merauke.

Berkat kepemimpinan Jokowi dirasakan betul oleh warga negara yang tinggal di daerah pedalaman, terpencil dan perbatasan Indonesia. Pembangunan yang merata hingga pembuatan TransPapua yang begitu fenomenal. Terlepas dari semua konflik dan pro kontra, nama Joko Widodo akan tetap dikenang sebagai salah satu presiden Indonesia yang berasal dari kalangan rakyat biasa.

Tak mengherankan kalau Joko Widodo bersama KH Ma’ruf Amin memiliki elektabilitas cukup tinggi untuk memenangkan pemilihan umum presiden yang akan dilangsungkan pada 17 April 2019 melawan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno.

Ia merupakan sosok yang sederhana, bersih dan inspiratif hingga dicintai oleh rakyat Indonesia. Akankah Jokowi bisa menjadi presiden Indonesia periode 2019-2024 mendatang? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.